.quickedit{ display:none; }

Tuesday, August 4, 2015

Cara Ngerjain Nomer Telpon Penipu

sms penipuan
Sekarang ini banyak modus penipuan yang mengatas namakan operator seluler. ada yang mengatas namakan dari pihak Telkomsel, pihak Indosat, pihak XL dan operator lainnya. para penipu ini tidak mengenal waktu didalam menyebar sms maupun telpon penipuan. baik siang dan malam. terkadang kita merasa kesal  bila menerima sms penipuan berhadiah ini.
umumnya mereka mendapatkan nomer telpon pelanggan dari kios kios penjual pulsa dan kadang ada yang mengirim secara acak nomer nomer tersebut. mungkin bagi kita orang terpelajar ataupun masyarakat kota sudah tau kalau itu modus penipuan. 
kalo kita menerima sms penipuan dan menyebutkan nomer yang harus dihubungi, itu kesempatan kita untuk mengerjain penipu tersebut. ini adalah beberapa cara yang sering saya lakukan untuk ngerjain para penipu tersebut.
inilah beberapa cara untuk ngerjain para penipu sms tersebut :

1. kita simpan nomer pelaku sms/penipu
kita catat atau simpan nomer pelaku. biasanya mereka mencantumkan nomer yang harus dihubungi untuk pengambilan hadiah.

2. Kita telpon atau miscall dengan privat number
cara ini cukup gampang dan di jamin bikin penipu kesal dan bikin tidak nyaman. caranya dengan menekan #31# nomer pelaku pencet ok. semisal #31# 081356781903 pencet call...maka yang akan keluar di hp pelaku adalah privat number

3. menyebar nomer pelaku dimedia sosial
caranya yang sering saya lakukan yaitu bikin akun fb atas nama cewek. kemudian pasang DP wanita sexy nan bohay. cantumkan nomer telpon penipu tersebut. dan bikin status2 nakal. dijamin banyak temen temen cwok iseng yang bakal call ataupun sms ke nomer tsb

4. tulis dikertas dan tinggalkan ditempat umum
caranya cukup tulis nama cewek kemudian cantumkan nomer telpon tersebut. bisa dijatuhkan di toilet, restaurant ataupun tempat tempat umum. dijamin banyak orang iseng yang menghubunginya.

itulah beberapa tip untuk ngerjain para penipu sms agar mereka merasa terganggu dan tidak nyaman lagi menggunakan nomer tersebut.

No comments:

Post a Comment