.quickedit{ display:none; }

Wednesday, April 22, 2015

Sejarah Perguruan Silat Kera Sakti

Perguruan silat Kera Sakti adalah seni pencak silat yang berdiri di kota Madiun pada tahun 1980. Tepatnya di Jl. Merpati No 45 Nambangan Lor kota Madiun Jawa timur. Kera Sakti ini didirikan oleh Bpk Totong Kiemdarto.
Nama Awal perguruan silat ini adalah IKS, yaitu ikatan keluarga silat. seiring berjalannya waktu pada tahun 1983 Keluarga Silat dirubah kepanjangannya menjadi IKS PI yaitu Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia.
memakai nama kera sakti diambil dari filosofi bahwa kera itu memiliki gerakan yang lincah, dan perpaduan kungfu dari negeri tiongkok. memakai nama putra Indonesia karena perguruan ini lahir dan didirikan oleh putra indonesia asli. yaitu seorang pemuda madiun jawa timur.
Didalam metode latihan IKS PI Kera Sakti terdapat 5 tahapan penting untuk mencapai tingkatan tertinggi,yaitu:
  • 1. Tingkat dasar I sabuk hitam dengan lama latihan 6 bulan;
  • 2. Tingkat dasar II sabuk kuning sengan lama latihan 6 bulan;
  • 3. Warga tingkat I sabuk biru dengan lana latihan 1 tahun;
  • 4. Warga tingkat II sabuk merah;
  • 5. Warga tingkat III sabuk merah strip emas
Untuk latihan awal siswa tingkat dasar I harus melewati 3 tahapan penting di dalam latihan, yaitu:
  • 1. tingkat awal (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan dasar prguruan);
  • 2. tingkat menengah (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan lanjutan);
  • 3. tingkatan akhir (materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke tingkat dasar II). Materi yang diberikan pada tingkat dasar I sabuk hitam antara lain teknik senam pelemasan dan yoga, teknik dasar pukulan dan tendangan, teknik dasar pernafasan Chi Kung serta teknik dasar pengembangan jurus.
Untuk latihan awal siswa tingkat dasar II harus melewati 3 tahapan penting dalam latihan, yaitu:
  • 1. tingkat awal (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan dasar lanjutan perguruan);
  • 2. tingkat menengah (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan lanjutan);
  • 3. tingkat akhir (materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke warga tingkat I. Materi yang diberikan adalah teknik senam pelemasan dan yoga, teknik dasar pukulan dan tendangan, teknik dasar pernafasan serta teknik dasar pengembangan jurus.
Warga tingkat I harus melewati 3 tahapan penting dalam latihan, yaitu:
  • 1. tingkatan awal (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan perguruan yang lebih rumit);
  • 2. tingkkatan menengah (materi latihan dimana siswa mulai mempelajari gerakan kombinasi);
  • 3. tingkat akhir (materi latihan dimana siswa akan diuji untuk melanjutkan ke warga tingkat II. Materi yang diberikan pada Warga tingkat I Sabuk Biru adalah teknik senam pelemasan dan yoga, teknik dasar pukulan dan tendangan, teknik dasar pernafasan, teknik dasar pengembangan jurus.
Untuk latihan bagi warga tingkat II lebih banyak mengacu pada pengembangan, kecepatan dan refleksitas gerakan jurus maupun kombinasi. Sedangkan untuk materi yang diberikan pada warga tingkat II ini hanya boleh diketahui oleh warga tingkat II keatas dan tidak dapat disebarkan kepada umum alias dirahasiakan.
Untuk latihan bagi warga tingkat III lebih banyak mengacu pada pemantapan dari pengembangan, kecepatan dan refleksitas gerakan jurus maupun kombinasi. Seperti halnya materi pada warga tingkat II, materi tingkat ini juga dirahasiakan.
Kera sakti saat ini berkembang pesat dipenjuru nusantara. banyak cabang dan mempunyai anggota mencapai ratusan ribu. bahkan beberapa tahun yang lalu kita menyaksikan bagaimana para tentara nasional indonesia yang bertugas menjaga perdamaian PBB melakukan atraksi yang membuat warga negara asing berdecak kagum. para TNI ini melakukan atraksi debus dan kelincahan badan yang memukau dan menghibur masyarakat lebanon.
ini menjadikan sinyal positif kalo silat asli indonesia bisa dibanggakan dan tidak kalah dengan  seni beladiri luar negeri yang banyak bermunculan di indonesia.
Kera sakti mempunyai motto "keempat Penjuru mencari saudara, kalo ada musuh pantang tunduk kepala"


No comments:

Post a Comment